Kamis, 28 November 2013

RESENSI NOVEL TERJEMAHAN

 

Judul: Hex Hall
Penulis: Rachel Hawkins
Alih Bahasa: Dina Begum
Kategori: Fantasi Fiction
Tebal: 424 hal
Harga: Rp. 59.900,-
ISBN: 978-602-9346-10-7
Cetakan: ke I, Oktober 2011
Penerbit: Ufuk Fantastic Fiction

Hex Hall adalah novel bergenre fantasi, Hex Hall adalah sebuah sekolah yang menampung anak-anak bandel Prodigium (penyihir, peri, vampir, warlock, dan shapeshifer). Pokoknya tokoh-tokoh spektakuler nyemplung semua di Hex Hall. Oh, lupa! Masih ada satu lagi yang belum disebutkan, DEMON juga ada di sini (aku belum bisa ngomong lengkap soalnya malaikat tidak ada di sini—kasian ya! Oh, may be para malaikat sudah pada nggak bandel lagi! Haha..)
Sophie Mercer menerima hukuman dari  pihak DEWAN karena telah menggunakan sihir sembarangan. Dia mengacaukan pesta dansa di sekolah dan itu sangat mengkhawatirkan kalau seandainya banyak orang yang menyadari kekuatannya. Jadi dengan berat hati Mrs. Mercer mengantarkan anak perempuannya itu ke Hex Hall.
Sampai di Hex Hall, perasaan Sophie tidak karuan karena melihat sekolahnya itu terlihat sama sekali tidak keren dan bertemu dengan beberapa makhluk aneh itu juga tidak memunculkan rasa kekagumannya. Apalagi dia satu kamar dengan Jenna si Vampir yang demen banget warna PINK! OMG!! Bener-bener deh bikin Sophie sedikit merinding—takut kalau-kalau Jenna lapar dan menghisap darahnya.

Sophie juga bertemu dengan cowok keren (Okelah hampir semua novel pasti memunculkan si tokoh maskulin bernama cowok—Hex Hall pun tak mau ketinggalan) bernama Acher, seorang warlock. Dia juga bertemu dengan Trinity yang ingin sekali memasukkan Sophie ke kelompoknya untuk membangkitkan demon.
Stlap! Stlap! Stlap! Kejadian demi kejadian aneh membuat Sophie tegang dengan suasana mencekam. Satu per satu anggota Trinity terhisap darahnya oleh sesuatu (Okelah! Karena satu-satunya vampire di Hex Hall adalah Jenna, maka dialah yang dituduh mencelakai anggota Trinity). Di sisi lain Sophie didatangi oleh Alice (nenek moyangnya) setiap malam  dan mengajari sihir kepada Sophie.
Kebaikan itu ternyata ada maksud tersembunyi, sepertinya penulis ingin menunjukkan hal tersebut di novel ini karena setelah Alice beberapa kali mengajari, Alice mencoba menyelakai Sophie. Perlawanan Sophie tidak dipaparkan terlalu panjang, dia hanya butuh waktu singkat untuk menumpas leher Alice.
Akhir kata, Sophie itu ternyata bukan penyihir, tetapi ¼ DEMON dan Acher menghilang tanpa jejak.
Hilangnya Acher mungkin akan terjawab di seri berikutnya, yaitu Demon Glass (Prediksi aja sih! :D )
Cover: Jujur aja sih kalau aku rada nggak suka kalau kovernya murni foto jepret, kurang imajinatif. Tapi ini lumayan lah, aku suka latarnya. Apalagi menggunakan teknik two cover jumpalitan, akakak! Kreatif! Menggambarkan bayangan, di mana Sophie itu bagian dari Alice. Lho, nama lengkapnya kan Sophia Alice Mercer? Woyaa..penasaran?? buruan serbu, alurnya berjalan seru loh karena kalian kan nggak bakal bertemu satu spesies saja, tapi beberapa spesies seperti yang sudah aku sebutin di atas! ;)

0 komentar:

Posting Komentar