1.
Kelainan
Pada Tulang Belakang.
a. Lordosis
Lordosis adalah suatu keadaan ketika tulang
belakang melengkung ke belakang dan terlihat bentuk tubuh penderita bengkok ke
belakang, baik pada saat duduk maupun saat berjalan.
Pengobatan khusus untuk penderita lordosis akan
ditentukan oleh dokter dan disarankan pada usia anak anda. Pengobatan yang
dilakukan untuk penderita lordosis bergantung pada penyebabnya.
b. Kifosis
Kifosis adalah gangguan tulang ketika bentuk
tulang penderita penyakit ini akan membungkuk. Bungkuk yang terjadi pada
penderita kifosis adalah sekitar lebih dari 40-45 derajat. Dengan tubuh yang bungkuk
penderita akan susah menjalani kegiatan dan aktifitasnya.
Pengobatan kifosis tergantung pada penyebab,
tanda, kondisi, dan gejala yang muncul. Salah satu pilihan pengobatannya adalah
olahraga untuk memperkuat otot punggung. Tetapi jika kondisi kifosisnya sudah
cukup parah, sebaiknya segera lakukan operasi.
c. Skoliosis
Skoliosis adalah kondisi tulang yang
membengkok ke arah kanan atau kiri. Penderita yang mengalami skoliosis bentuk
tubuhnya terlihat miring ke samping.
Olahraga yang dianjurkan untuk penderita
skoliosis adalah berenang dan stretching ( arahnya berlawanan dengan kemiringan
tulang belakang ). Namun lebih baik njika olahraga ini mendapat pengawasan dari
dokter orthopedi.
2. Kelainan Pada Persendian Tulang
a. Osteoporosis
Osteoporosis adalah masalah yang sangat umum
tulang terutama pada orang tua, dan ditemukan lebih banyak pada wanita. Hal ini
terjadi ketika tidak ada cukup penumpukan kalsium dalam tulang kita. Fosfor dan
kalsium terutama diperlukan untuk sejumlah proses dalam tubuh kita. Tulang
adalah sumber utama mineral ini. Jika hilangnya mineral ini tidak dikompensasi,
tulang menjadi lemah dan rentan terhadap patah tulang. Osteoporosis dapat
disebabkan karena usia tua, ketidakseimbangan hormon, disposisi genetik,
penyakit tertentu seperti kanker tulang, dan kurangnya diet yang tepat.
b. Radang sendi / Arthritis
Arthritis adalah kelainan sendi yang mempengaruhi jutaan orang di Amerika sendiri. Hal ini ditandai dengan peradangan sendi, nyeri, pembengkakan, kekakuan dan nyeri di bagian yang bengkak. Ini mencakup sejumlah gangguan lain dari sistem kerangka, seperti osteoarthritis, rheumatoid arthritis dan asam urat. Arthritis dapat disebabkan karena cedera, penyakit atau infeksi, faktor keturunan atau kelainan metabolik. Hal ini juga mungkin hasil dari usia tua, ketika tulang rawan, meliputi sendi untuk melindungi tulang dari semakin rusak akibat gesekan, tidak dapat terbentuk dengan baik.
c. Ostemielitis
Ostemielitis adalah infeksi tulang yang disebabkan oleh strain tertentu dari bakteri Staphylococcus. Bakteri dapat dibawa oleh darah dari daerah tertular ke tulang lain atau mungkin mencapai tulang secara langsung melalui luka terbuka. Ostemielitis ditandai dengan nyeri di tulang yang terinfeksi, demam, menggigil, mual dan kelemahan. Ini adalah gangguan yang sulit untuk mengobati. Ini mungkin melibatkan aspirasi jarum di mana dokter menghilangkan bagian tulang yang terinfeksi untuk mendiagnosa bakteri yang menyebabkan infeksi. Ini bisa diikuti oleh pengobatan antibiotik. Dalam kasus-kasus tertentu, operasi dilakukan pada pasien untuk membersihkan daerah yang terinfeksi atau menghapus jaringan mati sama sekali.
Ostemielitis adalah infeksi tulang yang disebabkan oleh strain tertentu dari bakteri Staphylococcus. Bakteri dapat dibawa oleh darah dari daerah tertular ke tulang lain atau mungkin mencapai tulang secara langsung melalui luka terbuka. Ostemielitis ditandai dengan nyeri di tulang yang terinfeksi, demam, menggigil, mual dan kelemahan. Ini adalah gangguan yang sulit untuk mengobati. Ini mungkin melibatkan aspirasi jarum di mana dokter menghilangkan bagian tulang yang terinfeksi untuk mendiagnosa bakteri yang menyebabkan infeksi. Ini bisa diikuti oleh pengobatan antibiotik. Dalam kasus-kasus tertentu, operasi dilakukan pada pasien untuk membersihkan daerah yang terinfeksi atau menghapus jaringan mati sama sekali.
3. Kelainan dan Penyakit
Tulang Retak atau Patah
FRAKTURA
Fraktura disebut
juga dengan patah tulang. Sebuah tulang dikatakan retak ketika ada jeda
dalam kontinuitas. Meskipun penyebab paling umum dari fraktur adalah dampak
tinggi, patah tulang dapat dianggap sebagai gangguan dari sistem kerangka
ketika mereka disebabkan karena alasan patologis, seperti beberapa jenis kanker
atau osteoporosis ketika tulang menjadi lemah.
Fraktura dapat
dibedakan menjadi :
a.
Patah tulang tertutup
Jika tulang yang patah tidak merobek
kulit.
b.
Patah tulang terbuka
jika tulang yang patah merobek kulit dan tulang mencuat keluar.
jika tulang yang patah merobek kulit dan tulang mencuat keluar.
Penanganan pada fraktura :
• Pertahankan posisi
• Cegah infeksi
•
Atasi syok dan pendarahan
•
Pembidaian, adalah berbagai tindakan dan upaya untuk
mengistirahatkan bagian yang patah. Dilakukan dengan cara menempatkan benda
keras di daerah sekeliling tulang. Tujuannya :
(1) Mencegah
pergerakan/pergeseran dari ujung tulang yang patah
(2) Mengurangi
terjadinya cedera baru disekitar bagian tulang yang patah
(3) Memberi
istirahat pada anggota badan yang patah
(4) Mengurangi
rasa nyeri
(5) Mempercepat
penyembuhan
•
Pemasangan gips
FISURA
Fisura disebut juga sebagai retak tulang. Fisura merupakan fraktur
yang disebabkan oleh cedera tunggal hebat atau oleh cedera terus menerus yang
cukup lama. Fisura dapat diperbaiki karena periosteum akan membentuk kalus
(sambungan).
0 komentar:
Posting Komentar